Monday, 22 October 2018

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN TOPOLOGI JARINGAN


NIM       : 12166649
Nama     : Ari Maulana .A
Kelas      : 12.5D.03


KELEBIHAN DAN KEKURANGAN JENIS – JENIS TOPOLOGI JARINGAN

1.  Topologi Ring

·         Kelebihan Topologi Ring
-          Lebih murah 
-          Tidak diperlukannya host
-          Kecepatan dalam pengirimannya yang tinggi
-          Mudah dalam perancangan 
-          Pengaksesan data yang optimal
-          Penggunaan kabel yang sedikit
-          Komunikasi antar terminal mudah
-          Mampu melayani traffic yang padat
·         Kekurangan Topologi Ring
-          Pengiriman suara, video, dan data yang buruk
-          Kerusakan pada salah satu komputer dapat menyebabkan jaringan lumpuh
-          Memerlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles
-          Perusabahan jumlah perangkat yang sulit
-          Kinerja komunikasi bergantung dari banyaknya node yang terdapat pada jaringan

     2. Topologi Dual Ring

·         Kelebihan Topologi Dual Ring

-          Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi
·         Kekurangan Topologi Dual Ring
-          Lebih Boros Kabel
-          Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit, karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison.
   3. Topologi Bus
·         Kelebihan Topologi Bus
-    Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
-        Hemat kabel.
-        Layout kabel sederhana.
·         Kekurangan Topologi Bus
-     Kekurangan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka          keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
-       Kepadatan pada jalur lalu lintas.
-       Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

   4. Topologi Star

·         Kelebihan Topologi Star
-          Paling fleksibel
-          Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
-          Kontrol terpusat
-          Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
-          Kemudahaan pengelolaan jaringan
·         Kekurangan Topologi Star
-          Boros kabel
-          Perlu penanganan khusus
-          Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

   5. Topologi Mesh

·         Kelebihan Topologi Mesh
-   kelebihan jaringan mesh yang utama yaitu adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin masing-masing sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi
-   Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.
-  Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.
-  Pengiriman data, dari satu node ke sejumlah simpul yang lain dapat dilakukan secara bersamaan
- Pemecahan masalah lebih mudah dibandingkan dengan topologi jaringan komputerlainnya. Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
·         Kekurangan Topologi Mesh
-  Kelemahan topologi mesh yang itama adalah membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan (misalnya: kabel jaringan, dll) dibandingkan dengan topologi Jaringan LANlainnya
- Pelaksanaan (instalasi dan konfigurasi) topologi ini sangat rumit dan mungkin sangat berantakan. Sejumlah besar Input / Output  (I/O) port diperlukan.
-    Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh cukup tinggi.

   6. Topologi Tree

·         Kelebihan Topologi Tree
-          Mudah mengembangkan menjadi jaringan luas
-          Mudahnya mendeteksi kerusakan atau kesalaahan
-          Manajemen data yang baik
·         Kekurangan Topologi Tree
-          Kinerja yang lambat
-          Hub menjadi peran penting
-          Menggunakan biaya yang banyak karena menggunakan banyak kabel dan hub
-     Jika komputer yang ada di tingkat tinggi mengalami masalah, maka komputer yang dibawahnya juga mengalami masalah

   7. Topologi Hybrid

·         Kelebihan Topologi Hybrid
-  Kecepatan transfer data pada topologi jaringan hybrid tergolong stabil, hal ini dikarenakan topologi hybrid menggabungkan kelebihan dari topologi jaringan lainnya dan meminimalisir kekurangannya.
-  Apabila terjadi gangguan pada salah satu node, tidak akan menggangu kinerja keseluruhan jaringan pada topologi jaringan hybrid.
-   Dapat berkerja dengan lebih baik walaupun lalu lintas data pada jaringan berbeda.
-   Untuk mengembangkan topologi hybrid ini, dapat dilakukan dengan mudah tanpa merubah apapun dari topologi yang sudah ada.
-   Dapat digunakan untuk menggabungkan model topologi jaringan apapun.
-  Lebih fleksibel dibandingan model topologi yang lain, sehingga dapat disesuaikan untuk keperluan pada lingkungan jaringan yang berbeda.
·         Kekurangan Topologi Hybrid
-  Untuk mengkonfigurasi dan instalasi topologi jaringan ini tergolong lebih sulit, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam konfigurasi dan instalasi jaringan komputer.
-  Biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya tergolong mahal, hal ini disebabkan oleh kebutuhan kabel yang cukup banyak.
- Itulah penjelasan mengenai pengertian topologi jaringan hybrid lengkap dengan kelebihan dan kekurangan topologi hybrid. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat untuk sobat komputer dimanapun berada. sampai jumpa lagi pada ulasan mengenai teknologi komputer berikutnya.


Cukup Sekian Dan Terimakasih... Semoga Bermafaat..





Monday, 8 October 2018

PERBEDAAN PERANGKAT JARIANGAN REPEATER, BRIDGE, DAN NIC.


NIM            : 12166649
NAMA       : ARI MAULANA. A
KELAS       : 12.5D.03
MATKUL   : JARINGAN KOMPUTER


PERBEDAAN PERANGKAT JARINGAN REPEATER, BRIDGE, DAN NETWORK INTERFACE CARD ( NIC)

Ø Repeater.
Repeater bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.



Ø Bridge
Bridge adalah aœintelligent repeatera. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Bridge mampu menentukan tujuan. Selain itu bridge juga membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan. Berbeda dengan Hub, Bridge dapat mempelajari MAC address tujuan. Ketika sebuah komputer mengirim data untuk komputer tertentu, bridge akan mengirim data tersebut melalui port yang terhubung dengan komputer tujuan saja. Namun, ketika belum menemukan port mana yang terhubung dengan komputer tujuan, Bridge akan mencoba mengirim pesan broadcast ke semua port (kecuali port komputer pengirim). Setelah port tujuan diketahui, maka untuk selanjutnya hanya port itu saja yang akan dikirim data. Secara umum ada 3 kategori Bridge, yaitu :
Local Bridge : Menghubungkan beberapa LAN
Remote Bridge : Menghubungkan LAN dengan WAN
Wireless Bridge : Menghubungkan LAN dengan remote node

Ø NIC
NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card, NIC dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.



Untuk melihat lebih jelas nyas silahkan klik video dibawah ini.






Cukup Sekian Semoga bermanfaat bagi Semuanya.