Friday, 2 February 2018

KEAJAIBAN BERDO'A



BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM....
ASSALAMU'ALIKUM WR.WB.



Hay Apa kabar semua.??? Ya kali ini saya akan mebahas tentang kejaiban berdo’a.! Percaya gak kalian bahwa disetiap do’a selalu ada kejaiban.? Ok nih kali ini saya akan bahas terlebih dahulu do’a itu apa sih.??
DOA adalah permohonan atau permintaan tolong atas segala sesuatu yang dimunajatkan oleh seorang hamba kepada Tuhannya. Sebagai hamba memang sudah sepatutnya kita tidak boleh lalai untuk berdoa, memohon ampunan, serta mensyukuri segala nikmat-Nya.
Sebagai makhluk tentu manusia tak luput dari masalah. Dalam kondisi semacam ini acapkali manusia lebih mengandalkan sesamnya. Meminta bantuan orangtua, saudara, teman atau tetangga. Padahal, jika mau meminta kepada dzat sang pencipta, semua hajat akan dipenuhi. Tentu harus dibarengi dengan keyakinan, ketulusan dan tata cara yang benar.
Hidup adalah misteri tak terduga yang terjadi dengan pasti. Pasti ada banyak hal yang disembunyikan, pasti ada banyak hal yang akan terjadi kemudian, pasti ada banyak alur cerita tak terduga yang telah digariskan. Bak sebuah roda, hidup selalu berputar seiring berjalannya waktu tanpa mau berhenti. Perputaran roda yang tak pernah tahu kapan akan benar-benar berhenti, perputaran roda yang menyimpan banyak misteri. Naluri manusia pasti mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah roda terus saja berputar tanpa mengguncangkan isi yang ada di dalamnya. Allah, hanya Allah yang mampu membuat hal itu terjadi. Subhanallah, begitu indahnya, begitu luar biasanya.
Banyak hal yang kita inginkan dalam hidup, banyak kemungkinan yang kita harapkan menjadi mungkin, banyak semoga yang ingin segera tersemogakan. Hidup adalah rahasia, begitu pula doa. Ada saja takdir yang tak terduga terjadi seiring dengan ketidakmampuan kita untuk menerkanya. Ada saja takdir yang membawa keberuntungan sebagai balasan dari doa-doa yang tak henti kita panjatkan. Ada saja takdir yang mempertemukan kita pada seseorang tak terduga, sebagai jalan cerita kehidupan yang sebelumnya diukir dalam sebuah do’a
Doa adalah senjata terbesar yang dimiliki umat manusia. Doa adalah kekuatan yang mampu menghasilkan keajaiban. Kekuatan yang mampu merubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kekuatan yang mampu memeluk jiwa-jiwa lemah agar lebih kuat dan tegar dalam menjalani kehidupan. Kekuatan yang mampu menghangatkan hati-hati yang keras sehingga sedikit mencair bahkan tak lagi dingin.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka sesungguhkan Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia (benar-benar) berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186)
“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan (doa) bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong diri dari beribadah (berdoa) kepada-Ku, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Al-Mukmin/Ghaafir: 60).
Begitu istimewanya doa, selain sebagai ibadah doa juga sesuatu yang Allah perintahkan untuk kita lakukan. Begitu istimewanya doa, dalam firmannya pun Allah menyuruh kita agar senantiasa berdoa, dan Allah berkata bahwa ia akan mengabulkannya. Begitu istimewanya doa, doa bisa menjadi perantara bagi Makhluk dan Sang Khalik agar lebih dekat, agar makhluk menyadari bahwa tiada Dzat yang mampu melebihi kuasa yang dimiliki Allah adza wajalla.
SELAIN berusaha, manusia diperintahkan untuk berdoa kepada Allah SWT. Sebab semua terjadi atas kehendak Allah. Namun, tidak semua doa dikabulkan, meski Allah maha segala-galanya.
Allah memerintahkan kita untuk tidak berlebih-lebihan dalam berdoa. Sebab doa tersebut menghalangi naik ke langit dan terkabul. Seperti dijelaskan dalam firman Allah,
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf : 55)
Rasulullah juga mengingatkan para sahabat akan datang orang yang berlebih-lebihan dalam berdoa.
“Dari umat ini akan muncul suatu kaum yang berlebih-lebihan dalam hal berdoa dan bersuci.” (HR. Ahmad 20554, Abu Daud 96, Ibnu Majah 3864, Syuaib Al-Arnauth menilai hadis ini hasan).
Lantas, seperti apakah doa berlebihan yang dimaksud? Berikut penjelasannya yang diambil dari buku Doa Menembus Langit karya Hj. Fadillah Ulfa, Lc., M.A.
1.      Meminta hal mustahil
Misalnya meminta kepada Allah ingin hidup kekal hingga datangnya hari kiamat. Atau berdoa seperti, “Ya Allah jadikanlah aku 10 orang yang dikabarkan akan masuk surga''.
2.      Meminta rinci
Berdoa seperti, “Ya Allah berikanlah aku istri yang cantik, kulit putih, tinggi 165, mata biru, rambut panjang, dan lain sebagainya.
3.      Mengandung dosa
“Janganlah kalian mendoakan kebinasaan terhadap diri kalian, janganlah kalian mendoakan kebinasaan terhadap anak-anak kalian, dan jangan pula kalian mendoakan kemusnahan terhadap harta benda kalian.” (HR. Abu Dawud).
4.      Suara tinggi dan keras
Sesungguhnya Allah Maha Dekat, dan bahkan lebih dekat dengan urat nadi manusia. Oleh karena itu saat berdoa, ucapkanlah dengan suara lembut dan pelan.



Sekian dari saya mudah - mudahan bermanfaat bagi kita semuanya. amiiiin..
Terimakasih Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Comen and share link..

No comments:

Post a Comment