BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM....
ASSALAMU'ALIKUM WR.WB.
Hay Apa kabar semua.??? Ya kali ini saya akan mebahas tentang
kejaiban berdo’a.! Percaya gak kalian bahwa disetiap do’a selalu ada kejaiban.?
Ok nih kali ini saya akan bahas terlebih dahulu do’a itu apa sih.??
DOA adalah permohonan atau permintaan tolong atas
segala sesuatu yang dimunajatkan oleh seorang hamba kepada Tuhannya. Sebagai
hamba memang sudah sepatutnya kita tidak boleh lalai untuk berdoa, memohon
ampunan, serta mensyukuri segala nikmat-Nya.
Sebagai makhluk tentu manusia tak luput dari masalah.
Dalam kondisi semacam ini acapkali manusia lebih mengandalkan sesamnya. Meminta
bantuan orangtua, saudara, teman atau tetangga. Padahal, jika mau meminta
kepada dzat sang pencipta, semua hajat akan dipenuhi. Tentu harus dibarengi
dengan keyakinan, ketulusan dan tata cara yang benar.
Hidup adalah misteri tak terduga yang terjadi dengan
pasti. Pasti ada banyak hal yang disembunyikan, pasti ada banyak hal yang akan
terjadi kemudian, pasti ada banyak alur cerita tak terduga yang telah
digariskan. Bak sebuah roda, hidup selalu berputar seiring berjalannya waktu
tanpa mau berhenti. Perputaran roda yang tak pernah tahu kapan akan benar-benar
berhenti, perputaran roda yang menyimpan banyak misteri. Naluri manusia pasti
mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah roda terus saja berputar tanpa
mengguncangkan isi yang ada di dalamnya. Allah, hanya Allah yang mampu membuat
hal itu terjadi. Subhanallah, begitu indahnya, begitu luar biasanya.
Banyak hal yang kita inginkan dalam hidup, banyak
kemungkinan yang kita harapkan menjadi mungkin, banyak semoga yang ingin segera
tersemogakan. Hidup adalah rahasia, begitu pula doa. Ada saja takdir yang tak
terduga terjadi seiring dengan ketidakmampuan kita untuk menerkanya. Ada saja
takdir yang membawa keberuntungan sebagai balasan dari doa-doa yang tak henti
kita panjatkan. Ada saja takdir yang mempertemukan kita pada seseorang tak
terduga, sebagai jalan cerita kehidupan yang sebelumnya diukir dalam sebuah
do’a
Doa adalah senjata terbesar yang dimiliki umat
manusia. Doa adalah kekuatan yang mampu menghasilkan keajaiban. Kekuatan yang
mampu merubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kekuatan yang mampu
memeluk jiwa-jiwa lemah agar lebih kuat dan tegar dalam menjalani kehidupan.
Kekuatan yang mampu menghangatkan hati-hati yang keras sehingga sedikit mencair
bahkan tak lagi dingin.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang
Aku, Maka sesungguhkan Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang
berdoa apabila ia (benar-benar) berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu
memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar
mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186)
“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya
akan Aku kabulkan (doa) bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong diri dari
beribadah (berdoa) kepada-Ku, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina
dina” (QS. Al-Mukmin/Ghaafir: 60).
Begitu istimewanya doa, selain sebagai ibadah doa juga
sesuatu yang Allah perintahkan untuk kita lakukan. Begitu istimewanya doa,
dalam firmannya pun Allah menyuruh kita agar senantiasa berdoa, dan Allah
berkata bahwa ia akan mengabulkannya. Begitu istimewanya doa, doa bisa menjadi
perantara bagi Makhluk dan Sang Khalik agar lebih dekat, agar makhluk menyadari
bahwa tiada Dzat yang mampu melebihi kuasa yang dimiliki Allah adza wajalla.
SELAIN berusaha, manusia diperintahkan untuk
berdoa kepada Allah SWT. Sebab semua terjadi atas kehendak Allah. Namun, tidak
semua doa dikabulkan, meski Allah maha segala-galanya.
Allah
memerintahkan kita untuk tidak berlebih-lebihan dalam berdoa. Sebab doa
tersebut menghalangi naik ke langit dan terkabul. Seperti dijelaskan dalam
firman Allah,
“Berdoalah
kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak
menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raf : 55)
Rasulullah
juga mengingatkan para sahabat akan datang orang yang berlebih-lebihan dalam
berdoa.
“Dari
umat ini akan muncul suatu kaum yang berlebih-lebihan dalam hal berdoa dan
bersuci.” (HR. Ahmad 20554, Abu Daud 96, Ibnu Majah 3864, Syuaib Al-Arnauth
menilai hadis ini hasan).
Lantas,
seperti apakah doa berlebihan yang dimaksud? Berikut penjelasannya yang diambil
dari buku Doa Menembus Langit karya Hj. Fadillah Ulfa, Lc., M.A.
1. Meminta hal mustahil
Misalnya
meminta kepada Allah ingin hidup kekal hingga datangnya hari kiamat. Atau
berdoa seperti, “Ya Allah jadikanlah aku 10 orang yang dikabarkan akan masuk
surga''.
2. Meminta rinci
Berdoa
seperti, “Ya Allah berikanlah aku istri yang cantik, kulit putih, tinggi 165,
mata biru, rambut panjang, dan lain sebagainya.
3. Mengandung dosa
“Janganlah
kalian mendoakan kebinasaan terhadap diri kalian, janganlah kalian mendoakan
kebinasaan terhadap anak-anak kalian, dan jangan pula kalian mendoakan
kemusnahan terhadap harta benda kalian.” (HR. Abu Dawud).
4. Suara tinggi dan keras
Sesungguhnya
Allah Maha Dekat, dan bahkan lebih dekat dengan urat nadi manusia. Oleh karena
itu saat berdoa, ucapkanlah dengan suara lembut dan pelan.
Sekian dari saya mudah - mudahan bermanfaat bagi kita semuanya. amiiiin..
Terimakasih Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Comen and share link..

No comments:
Post a Comment