NIM : 12166649
NAMA : ARI MAULANA.A
KELAS : 12.5D.03
MATKUL :
JARINGAN KOMPUTER
2.
Kelebihan dan Kekurangan Ipv4 dan ipv6
IPv4
|
IPv6
|
Panjang alamat 32 bit.
|
Panjang alamat 128 bit.
|
Konfigurasi secara
manual atau DHCP
|
Bisa menggunakan
address autoconfiguration
|
Dukungan terhadap IPsec
Opsional
|
Dukungan terhadap IPsec
Dibutuhkan
|
Checksum termasuk pada
Header
|
Checksum tidak masuk
dalam Header
|
Menggunakan ARP Request
secara broadcast untuk menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer
|
ARP Request diganti
oleh Neighbor Solitcitation secara multicast
|
Untuk Mengelola grup
pada subnet lokal digunakan Internet Group Management protocol (IGMP)
|
IGMP telah digantikan
fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD)
|
Fragmentasi dilakukan
oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router
|
Fragmentasi dilakukan
hanya oleh pengirim
|
Tidak
mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali
paket berukuran 576 byte.
|
Paket
Link Layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun
kembali paket berukuran 1500 byte
|
Kelebihan
Ipv6 dan sebagai solusi yang terdapat dalam IPv6 adalah salah satu pemicu
percepatan implementasi, berikut ini Kelebihan-kelebihan menggunakan IPv6
;
IPv6
merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan 128
bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi
berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan
otomotif).
Aspek
keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
Desain
autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan
terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
IPv6
memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan
proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin,
manusia ke mesin dan sebaliknya.
Kesimpulan
: IPv6 merupakan Pengembangan dari versi sebelumnya yaitu IPv4, dan sebagai
solusi akan keterbatasan alamat.
No comments:
Post a Comment