Showing posts with label Gerhana. Show all posts
Showing posts with label Gerhana. Show all posts

Wednesday, 31 January 2018

3 AMALAN YANG DIANJURKAN SAAT GERHANA BUALAN



BISMILLAHIRRAHMANIRRAHI...
ASSALAMU’ALAIKUM W.R.B

Pada hari ini bertepatan pada Malam Kamis (Rabu 31 Januari 2018) terjadi gerhana bulan total, maka dari itu umat islam dianjurkan melakukan beberapa amalan ibadah pada saat terjadinya gerhana bulan ini. Adapun amalan – amalan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

1.     Melakukan Shalat sunah Khusuf
Shalat gerhana dalam bahasa arab sering disebut dengan istilah khusuf ( الخسوف ) dan juga kusuf ( الكسوف ) sekaligus. Secara bahasa, kedua istilah itu sebenarnya punya makna yang sama. Shalat gerhana matahari dan gerhana bulan sama-sama disebut dengan kusuf dan juga khusufsekaligus.
Namun masyhur juga di kalangan ulama penggunaan istilah khusuf untuk gerhana bulan dan kusuf untuk gerhana matahari. (Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu oleh Dr. Wahbah Az-Zuhaili jilid 2 halaman 1421)
Kusuf adalah peristiwa dimana sinar matahari menghilang baik sebagian atau total pada siang hari karena terhalang oleh bulan yang melintas antara bumi dan matahari.
Khusuf adalah peristiwa dimana cahaya bulan menghilang baik sebagian atau total pada malam hari karena terhalang oleh bayangan bumi karena posisi bulan yang berada di balik bumi dan matahari.
Shalat gerhana matahari dan bulan dikerjakan dengan cara berjamaah, sebab dahulu Rasulullah SAW. mengerjakannya dengan berjamaah di masjid. Shalat gerhana secara berjamaah dilandasi oleh hadits Aisyah ra.
Shalat gerhana dilakukan tanpa didahului dengan azan atau iqamat. Yang disunnahkan hanyalah panggilan shalat dengan lafaz “Ash Shalatu Jamiah“. Dalilnya adalah hadits berikut: Dari Abdullah bin Umar ra. berkata bahwa Rasulullah SAW. mengutus orang yang memanggil shalat dengan lafaz: Ash shalatu jamiah”. (HR. Muttafaqun alaihi).
Namun shalat ini boleh juga dilakukan dengan sirr (merendahkan suara) maupun dengan jahr (mengeraskannya).
Juga disunnahkan untuk mandi sunnah sebelum melakukan shalat gerhana, sebab shalat ini disunnahkan untuk dikerjakan dengan berjamaah
Shalat ini juga dilakukan dengan khutbah menurut pendapat Asy Syafi`i. Khutbahnya seperti layaknya khutbah Idul Fithri dan Idul Adha dan juga khutbah Jumat. 
Dalilnya adalah hadits Aisyah ra. berkata,”Sesungguhnya ketika Nabi SAW selesai dari shalatnya, beliau berdiri dan berkhutbah di hadapan manusia dengan memuji Allah, kemudian bersabda,”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah hingga selesai fenomena itu.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)
Dalam khutbah itu Rasulullah SAW menganjurkan untuk bertaubatdari dosa serta untuk mengerjakan kebajikan dengan bersedekah, doa dan istighfar (minta ampun).
Sedangkan Al-Malikiyah mengatakan bahwa dalam shalat ini disunnahkan untuk diberikan peringatan (al-wa`zh) kepada para jamaah yang hadir setelah shalat, namun bukan berbentuk khutbah formal di mimbar. Al-Hanafiyah dan Al-Hanabilah juga tidak mengatakan bahwa dalam shalat gerhana ada khutbah, sebab pembicaraan nabi SAW setelah shalat dianggap oleh mereka sekedar memberikan penjelasan tentang hal itu.
2.     Perbanyak Dzikir
Dzikir ini dilaksanakan pada saat gerhana berlangsung. Dzikirnya bebas mau apapun yang penting niat kan dalam hati mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bacaan – bacaan dzikir banyak diantara sperti Takbir, Tasbih, Tahlil, Tahmid. DLL...
3.     Bersedekah
Selain dzikir Umas islam dianjurkan untuk melakukan Sedekah pada saat terjadinya gerhana. Adapun sedekah yang diajurkan itu bebas mau berupa apa saja yang penting Ikhlas dan niatkan dalam hati (Karena Allah AWT).



Dan masih banayk lagi amalan – amalan yang harus dilakukan pada saat terjadinya gerhana, mungkin cukup sekian mudah – mudahan bermanfaat bagi semuanya... amiiin..

Share and komen...